Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia dini melalui metode bermain plastisin tanah liat pada anak kelompok B2 di TK IT Salsabila Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus. Aspek-aspek yang dinilai dalam kemampuan kreativitas anak yaitu aspek kelancaran, orisinalitas, keluwesan, dan kerincian. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan kreativitas anak melalui media plastisin tanah liat pada pra siklus, siklus I, siklus II dan siklus III terjadi peningkatan, pada pra siklus diperoleh angka sebesar 9% dengan kategori Belum Berkembang (BB)  atau kurang, siklus I diperoleh angka sebesar 27% dalam kategori Belum berkembang (BB) atau kurang, siklus II naik menjadi 47% dalam kategori Mulai Berkembang (MB) atau cukup, sedangkan pada siklus III mengalami kenaikan menjadi 93% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSH). Hal ini menunjukkan bahwa metode bermain plastisin tanah liat dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini.


 

Keywords

Bermain Plastisin Tanah Liat Kemampuan Kreativitas anak usia dini

Article Details

How to Cite
[1]
A. Maisarah, M. E. Mahmud, and W. Saugi, “Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Metode Bermain Plastisin Tanah Liat”, joecher, vol. 1, no. 1, pp. 1-7, Jun. 2020.

References

  1. Alfin, Jauharoh. (2011). Desain Pengembangan Pemelajaran Tematik Bagi Aanak Usia Dini TK/RA & Anak Usia Kelas Awal SD/MI. Jakarta: Prenadamedia Group.
  2. Asmawati, Luluk. (2017). Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Terpadu Berbasis Kecerdasan Jamak. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 11(1), 151-152. https://doi.org/10.21009/JPUD.111.10.
  3. Astuti, Ria dan Thorik Aziz. (2019). Integrasi Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini di TK Kanisius Sorowajan Yogyakarta. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 296. Doi: 10.31004/obsesi.v3i2.99.
  4. Aqib, Zainal. (2011). Tindakan Penelitian Kelas Untuk Guru SD, TK, Cet III. Bandung: CV Iram Widya.
  5. Bahruddin. (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran, Cet. III. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2010).
  6. Montolalu, B.E.F. dkk. (2014). Bermain dan Permainan Anak. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.
  7. Noviyanti, M. R. (2012). Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Media Plastisin Tepung di TK Negeri Pembina Purwokerto. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
  8. Putri, Eri. (2014). Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Plastisin Warna di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Pertiwi Curup Kabupaten Rejang Lebong. Skripsi. Universitas Bangkulu.
  9. Rachmawati, Y dan Kurniati E. (2011). Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Taman Kanak- Kanak. Jakarta : Kencana.
  10. Rochayah, Siti. (2012). Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Metode Bermain Plastisin Pada Siswa Kelompok B TK Masyithoh 02 Kawunganten Cillacap. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Purwokerto Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
  11. Sit, Masganti dkk. (2016). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing.
  12. Solehuddin. (2012). Pembaharuan Pendidikan TK. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.
  13. Wiyanto, A. & Mustakim. (2012). Panduan Karya Tulis Guru. Yogyakarta: Pustaka Grhatama.