Main Article Content

Abstract

Anak yang memiliki kesiapan dengan baik akan memiliki banyak keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar anak melalui kegiatan jurnal pagi di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah anak kelas A di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Objek pada penelitian ini adalah kesiapan belajar anak melalui jurnal pagi pada kelompok A di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi anak berupa check-list. Analisis penelitian ini menggunakan teknik  data reduction, data display, dan conclusion drawing/veification   Hasil penelitian kelompok A menunjukan kesiapan belajar melalui jurnal pagi menunjukan nilai positif pada diri anak, hal ini terlihat dari (1) Munculnya minat belajar anak, yang cukup baik anak mampu menyelesaikan kegiatan (2) Minat yang bertahan, anak yang mengikuti kegiatan jurnal pagi mampu bertahan sampai pembelajaran usai, (3) peningkatan belajar, terlihat saat kegiatan pembelajaran aspek-aspek perkembangan mampu berkembang dengan baik.

Keywords

kesiapan belajar jurnal pagi taman kanak-kanak

Article Details

How to Cite
[1]
U. Lailiyah and F. Nuraini, “Kesiapan Belajar Anak melalui Jurnal Pagi di TK ABA Giwangan Yogyakarta”, joecher, vol. 1, no. 1, pp. 38-45, Jul. 2020.

References

  1. Cahyaningsih, I. (2013). Membangun Karakter Pada Anak melalui Kegiatan Apel Pagi Di Sd Negeri Kraton. 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
  2. Djamarah, S. (2002). Prestasi belajar dan kompetensi guru. Jakarta: Usaha Nasional.
  3. Farida, A. (2016). Urgensi Perkembangan Motorik Kasar Pada Perkembangan Anak Usia Dini. JURNAL RAUDHAH, 4(2). https://doi.org/10.30829/RAUDHAH.V4I2.52
  4. Fatchurrochman, R. (2011). Pengaruh Motivasi Berprestasi Terhadap Kesiapan Belajar, Pelaksanaan Prakerin dan Percapaian Kompetensi Mata Pelajaran Produktif. Invotec, VII(2), 175–188.
  5. Hidayanti, M. (2013). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Bakiak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, VII(1), 195–200.
  6. Hurlock, E. B. (2011). Perkembangan Anak. Jakarta: Gelora Aksara Pratama.
  7. Moleong, L. J. (2000). Metedologi penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  8. Muhadjir, N. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.
  9. Novia Anjarsari, 1601415087. (2019). Kesiapan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran Stem ( Science, Technology, Engineering, Mathematics )( Survei Pada Guru Tk Se Kecamatan Gunungpati Kota Semarang ).
  10. Priyanto, A. (2014). Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain. Jurnal Ilmiah Guru “COPE,” 02, 1–7.
  11. Rizki, R. M. (2012). Kesiapan anak dan keberhasilan toilet training di paud dan tk bungong seuleupoek unsyiah banda aceh.
  12. Rohmah, N. (2016). Bermain Dan Pemanfaatannya Dalam Perkembangan Anak Usia Dini. Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam, 13(2). https://doi.org/10.34001/TARBAWI.V13I2.590
  13. Rohmawati, A. (2015). Efektivitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(1), 15–32. https://doi.org/10.21009/JPUD.091.02
  14. Tresaningsih, W. (2015). Kemampuan menggambar bebas sebelum pembelajaran pada anak TK kelompok A dan B TK AL-Idad An -Nuur. E-Print. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
  15. Umri Mufidah, 1601408001. (2013). Efektivitas Pemberian Reward melalui Metode Token Ekonomi Untuk Meningkatan Kedisiplinan Anak Usia DinI.