Abstract


Kerja sama antara orang tua dan guru sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak dan membantu mengatasi hambatan belajar anak di sekolah. Penelitian kualitatif-deskriptif ini bertujuan untuk menggali faktor-faktor yang mempengaruhi anak selalu ditunggu pada jam belajar dan menjelaskan bentuk-bentuk kerja sama orang tua dan guru dalam mengatasi masalah tersebut di Kelompok A TK Pertiwi 39 Bulu Jetis Bantul. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor-faktor utama yang mempengaruhi anak masih ditunggu orang tua pada jam belajar, antara lain: trauma, kurangnya percaya diri, dan takut dengan lingkungan baru. (2) Bentuk kerja sama antara guru dan orang tua, antara lain: saling terbuka mengenai perilaku anak, selalu memberikan motivasi, mengambil hati anak, membuat hati anak senang, dan melalui 3 tahap penungguan

Keywords


kerja sama orang tua dan guru; hambatan belajar; anak usia dini